GARUT, Ahad (31/5/2026) – Kabar membanggakan datang dari SDN 5 Sukamentri. Salah satu siswinya, Maisan Jauza’a, berhasil meraih Juara 2 Nembang Pupuh pada ajang Doega Action Art and Academic Competition IX SMPN 2 Garut yang diselenggarakan pada Sabtu-Minggu, 30–31 Mei 2026.
Prestasi tersebut diumumkan pada penutupan kegiatan yang menjadi wadah pengembangan bakat, pengetahuan, dan kreativitas peserta didik tingkat sekolah dasar di Kabupaten Garut.
Maisan Jauza’a yang saat ini duduk di kelas VI SDN 5 Sukamentri bukanlah sosok baru dalam dunia seni suara dan seni tradisional Sunda. Sebelumnya, ia pernah meraih berbagai prestasi, di antaranya Juara 2 Nembang Pupuh SMPN 2 Garut, Juara 1 Nembang Pupuh Kecamatan Garut Kota Tahun 2025, Harapan 2 Nembang Pupuh Tingkat Kabupaten Garut, Juara 2 Qasidah, serta Juara 1 Vocal pada berbagai kegiatan perlombaan.

Siswi yang lahir di Garut, 2 Juli 2013 ini merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, putri pasangan Irma Jayantini dan Atang Suhara. Keberhasilannya tidak terlepas dari dukungan keluarga, khususnya sang ibu yang selama ini aktif membimbing dan melatih kemampuan vokal serta seni pupuhnya.
Irma Jayantini yang berprofesi sebagai guru PAUD di Kecamatan Karangpawitan dan aktif dalam berbagai kegiatan seni suara, juga memiliki sejumlah prestasi membanggakan. Bersama tim paduan suara maupun secara individu, ia pernah meraih Juara Harapan 3 Trio IGTK Kabupaten Garut Tahun 2026, Juara 1 Solo Pop Sunda se-Garut Timur Tahun 2025, Juara Karaoke Solo Pop Sunda Contrexin se-Garut Timur Tahun 2024, Juara 1 Vokal Grup Sunda IGTK Kabupaten Garut Tahun 2024, Juara 1 Vokal Grup Contrexin se-Garut Timur Tahun 2024, serta Juara 2 Golden Memories PGRI Ranting Karangpawitan Tahun 2018.

Guru Kelas VI SDN 5 Sukamentri, Gita Florencia, mengungkapkan rasa bangga atas capaian yang diraih siswanya tersebut. “Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Maisan Jauza’a. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan berlatih, serta dukungan orang tua dan guru. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi Maisan untuk terus berkembang dan menginspirasi siswa lainnya agar berani berprestasi sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki,” ujarnya.
Prestasi yang diraih Maisan Jauza’a menjadi bukti bahwa pelestarian budaya daerah melalui seni Nembang Pupuh masih diminati generasi muda. Keberhasilan ini sekaligus menambah daftar prestasi siswa SDN 5 Sukamentri dalam bidang seni dan budaya serta menjadi kebanggaan bagi sekolah, keluarga, dan masyarakat Kabupaten Garut. (Jajang Sukmana)



































