Orang Tua Murid SDN 1 Margawati Gelar Tasyakuran Perpisahan dan Kenaikan Kelas Penuh Kekeluargaan

0
91

Garut, 23 Juni 2026 – Orang tua/wali murid SDN 1 Margawati, Kecamatan Garut Kota, kompak menggelar kegiatan Tasyakuran Perpisahan dan Kenaikan Kelas Tahun Ajaran 2025/2026 bertema “Bersama Menuju Masa Depan Gemilang” di ruang kelas multifungsi sekolah, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung sederhana namun sarat makna ini memperlihatkan eratnya hubungan kekeluargaan antara pihak sekolah dan orang tua murid. Seluruh rangkaian acara dikelola secara mandiri oleh para orang tua/wali murid, sementara pihak sekolah berperan sebagai fasilitator serta mempersiapkan para siswa untuk menampilkan berbagai pertunjukan dan prosesi yang telah disusun.

Sebanyak 28 murid kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 resmi dilepas dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Momentum tersebut menjadi salah satu momen bersejarah bagi para siswa setelah menyelesaikan pendidikan selama enam tahun di sekolah dasar.

Suasana haru menyelimuti acara saat prosesi sungkeman. Satu per satu murid kelas VI bersimpuh di hadapan orang tua mereka untuk memohon maaf dan mengucapkan terima kasih atas kasih sayang, doa, serta pengorbanan yang telah diberikan selama ini. Tangis haru pun pecah di berbagai sudut ruangan ketika para orang tua memeluk putra-putri mereka.

Prosesi tersebut semakin menyentuh hati dengan iringan musik kecapi suling serta untaian kalimat berbahasa Sunda yang dibacakan Kepala SDN 1 Margawati, Usep, S.Pd., M.Pd., M.CE. Pesan-pesan penuh makna yang disampaikan berhasil menggugah emosi para hadirin dan menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam kegiatan tersebut.

Selain prosesi pelepasan, acara diawali dengan upacara adat Sunda sebagai bentuk penyambutan bagi murid kelas VI. Tradisi tersebut menjadi bukti kuat komitmen SDN 1 Margawati dalam melestarikan seni dan budaya Sunda di lingkungan sekolah.

Kepala Usep, S.Pd., M.Pd., M.CE., menyampaikan bahwa SDN 1 Margawati terus berupaya membangun karakter peserta didik melalui berbagai program unggulan. Dalam empat tahun terakhir, sekolah tersebut dikenal sebagai salah satu sekolah yang konsisten mengembangkan penguatan pendidikan diniyah, yang mulai diberikan kepada siswa sejak kelas III sebagai bagian dari pembentukan karakter religius.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan prosesi Wisuda Tahfidz Juz 30 sebagai bentuk apresiasi atas capaian siswa dalam bidang keagamaan. Selain itu, sekolah memberikan penghargaan kepada murid berprestasi dari kelas I hingga kelas V, baik di bidang akademik maupun non-akademik, sebagai motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan mengembangkan potensi diri.

Usep menjelaskan, program pendidikan diniyah yang diterapkan di SDN 1 Margawati telah memberikan manfaat nyata bagi peserta didik. Setelah menyelesaikan pendidikan, siswa tidak hanya memperoleh ijazah Sekolah Dasar dari Dinas Pendidikan, tetapi juga mendapatkan Ijazah Madrasah Takmiliyah Ula yang diterbitkan oleh Kementerian Agama. Dengan demikian, para lulusan memiliki dua sertifikat pendidikan yang menjadi bukti kompetensi mereka, baik dalam pendidikan umum maupun pendidikan keagamaan.

Kegiatan turut dihadiri Pengawas Bina, Ketua Komite beserta jajaran, Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, serta para orang tua/wali murid. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan dukungan yang kuat terhadap dunia pendidikan di lingkungan SDN 1 Margawati.

Berbeda dengan kegiatan perpisahan pada umumnya, tasyakuran di SDN 1 Margawati berlangsung dengan konsep sederhana dan memanfaatkan sarana yang tersedia di sekolah. Panggung dibuat dari rangkaian bangku sekolah, sementara tamu undangan dan orang tua murid menggunakan fasilitas sekolah yang ada.

Meskipun sederhana, antusiasme masyarakat untuk menyaksikan prosesi perpisahan dan kenaikan kelas sangat tinggi, menjadikan acara berlangsung meriah, hangat, dan penuh kebersamaan sesuai dengan tema yang diusung, “Bersama Menuju Masa Depan Gemilang.” (Jajang Sukmana)