Garut, 23 Juni 2026 – Tanpa panggung megah dan kemewahan berlebihan, halaman SDN 6 Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, disulap menjadi ruang apresiasi seni, kreativitas, dan kebersamaan dalam kegiatan Pentas Seni dan Gelar Karya Tahun Ajaran 2025/2026 bertema “Menabur Ilmu, Menuai Lestari”, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sederhana namun sarat makna tersebut menjadi momen perpisahan bagi 14 murid kelas VI yang telah menuntaskan pendidikan dasarnya. Acara dihadiri Kepala SDN 6 Kota Kulon, Nurhasanah, S.Pd., para guru, pengawas bina, Ketua Komite Sekolah, orang tua murid, serta siswa kelas I hingga kelas V.
Sebagai sekolah yang dikenal peduli lingkungan, SDN 6 Kota Kulon kembali menegaskan komitmennya melalui aksi nyata. Lulusan melakukan penanaman pohon di lingkungan sekolah sebagai kenang-kenangan sekaligus simbol harapan agar ilmu yang telah diperoleh terus tumbuh dan memberi manfaat. SDN 6 Kota Kulon juga menjadi satu-satunya sekolah di Kecamatan Garut Kota yang berhasil meraih predikat Adiwiyata dan kini tengah berupaya melangkah ke tingkat Provinsi Jawa Barat.

Suasana haru mulai terasa saat prosesi kirab perpisahan digelar. Dengan mengenakan busana yang telah dipersiapkan, para siswa kelas VI berjalan memasuki area kegiatan. Kirab tersebut menjadi simbol perjalanan akhir sebuah masa yang telah dipenuhi tawa, tangis, semangat, dan perjuangan selama enam tahun menimba ilmu di sekolah.
“Langkah demi langkah yang kita saksikan hari ini bukan hanya melambangkan akhir dari kebersamaan, tetapi juga awal perjalanan panjang menuju masa depan. Mereka bukan lagi anak-anak yang sama seperti saat pertama datang ke sekolah ini, melainkan pribadi-pribadi yang telah tumbuh, belajar, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” demikian pesan yang disampaikan dalam prosesi tersebut.
Keharuan semakin mendalam ketika perwakilan siswa kelas VI, Cahaya dan Nabil, melaksanakan prosesi sungkeman kepada Kepala Sekolah dan wali kelas. Dengan penuh ketulusan, keduanya memohon maaf dan doa restu sebagai bekal untuk melangkah menuju masa depan. Momen tersebut membuat banyak orang tua dan guru tak kuasa menahan haru.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pengalungan medali kelulusan kepada seluruh siswa kelas VI sebagai tanda keberhasilan menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Pada kesempatan yang sama, sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi yang berhasil meraih peringkat tiga besar di kelasnya.
Berbagai penampilan seni turut memeriahkan kegiatan, mulai dari Tari Persembahan, Lengser dan Adat Sunda, drama musikal, hingga beragam kreasi siswa dari kelas I sampai kelas VI. Penampilan tersebut menjadi wadah bagi peserta didik untuk menunjukkan bakat, kreativitas, serta hasil pembelajaran yang telah mereka peroleh selama satu tahun terakhir.
Doa dan tausiyah disampaikan oleh H. Pepen Supendi, S.Pd.I. yang mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjaga akhlak, semangat belajar, serta menghormati orang tua dan guru sebagai bekal meraih cita-cita.

Kepala SDN 6 Kota Kulon, Nurhasanah, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap para lulusan mampu melanjutkan pendidikan dengan semangat tinggi, menjaga karakter baik yang telah ditanamkan di sekolah, serta menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan.
“Terima kasih untuk setiap tawa, cerita, dan perjuangan yang telah kita lewati bersama. Hari ini bukan sekadar perpisahan, melainkan awal dari perjalanan baru. Semoga seluruh anak-anak kami tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Di penghujung acara, para siswa kelas VI mempersembahkan penampilan terakhir sebagai ungkapan terima kasih kepada guru, orang tua, dan seluruh keluarga besar sekolah. Di antara kenangan dan harapan yang bertemu pada hari itu, tersimpan doa agar setiap langkah para lulusan menjadi awal kisah baru yang lebih gemilang di masa depan. (Jajang Sukmana)




































