24th Milad Prima Insani di Glamping Sabda Alam, Semangat “Superteam” Warnai Kompetisi dan Apresiasi Pegawai

0
11

“Prima Insani bukan hanya tentang gedung, program, atau sistem. Prima Insani adalah tentang orang-orang yang ada di dalamnya. Setiap orang memiliki peran, setiap kontribusi memiliki arti, dan melalui semangat Superteam kita tumbuh, berkolaborasi, serta memberikan dampak yang lebih baik.”

Hj. Lilis Rostina, M.Pd.
Ketua Yayasan Pendidikan Prima Insani Garut

GARUT — Semangat kebersamaan dan kolaborasi mewarnai peringatan 24th Milad Prima Insani yang digelar Yayasan Pendidikan Prima Insani Garut. Yayasan yang menaungi jenjang PG, TK, dan SD Full Day tersebut mengemas perayaan milad melalui rangkaian kompetisi, fun games, pengembangan kompetensi, hingga pemberian apresiasi kepada para pegawai.

Mengusung tema “Superteam Prima Insani”, rangkaian kegiatan dilaksanakan pada Jumat dan Ahad, 25 dan 27 September 2026. Kegiatan tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan 24 tahun Prima Insani, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, kreativitas, serta semangat kebersamaan seluruh warga lembaga.

Sejumlah kompetisi berbasis kompetensi menjadi bagian utama rangkaian milad. Untuk jenjang SD digelar Lomba Membuat Media Pembelajaran STEM, Lomba Komunikasi Efektif dan Pembelajaran T2Q, serta Lomba Membuat Lesson Plan ARKA. Sementara untuk jenjang PG/TK dilaksanakan Lomba Cepat Tepat (LCC), Lomba Membuat RPPH, dan Lomba Membuat Media Pembelajaran Sentra.

Rangkaian kompetisi tersebut dirancang tidak sekadar untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana bagi pendidik dan tenaga kependidikan untuk berbagi gagasan, mengembangkan kreativitas, sekaligus meningkatkan kompetensi dalam mendukung proses pembelajaran.

Semangat Superteam juga diperkuat melalui Fun Games. Dalam suasana yang lebih santai dan menyenangkan, para peserta diajak membangun kekompakan, komunikasi, dan kerja sama. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada tugas, tetapi juga mengedepankan kebersamaan.

Sebelumnya, pada Jumat, 25 September 2026, rangkaian kegiatan diawali di Yayasan Prima Insani Garut. Kegiatan dimulai pukul 13.30 WIB dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan Lomba Pembuatan Media Pembelajaran pada pukul 13.35–15.00 WIB. Setelah jeda Asar, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi media hingga penutupan sekitar pukul 16.30 WIB.

Puncak rangkaian kegiatan berlangsung Ahad, 27 September 2026, bertempat di Ballroom Glamping Sabda Alam. Peserta melakukan check-in mulai pukul 07.30 WIB. Acara kemudian diawali dengan tilawah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Ketua Yayasan, dan doa.

Kegiatan dilanjutkan dengan Games pada pukul 08.30–10.00 WIB, coffee break, serta Lomba Cepat Tepat (LCC) pada pukul 10.30–12.00 WIB. Setelah Ishoma, kegiatan LCC kembali dilanjutkan hingga pukul 14.00 WIB, kemudian memasuki agenda penghargaan sebagai salah satu bagian penting dalam rangkaian Milad ke-24 Prima Insani.

Melalui Prima’s Award Pegawai, Yayasan Prima Insani memberikan apresiasi atas kontribusi, dedikasi, kreativitas, dan prestasi para pegawai. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk pengakuan bahwa perjalanan lembaga selama 24 tahun tidak terlepas dari peran dan kerja bersama seluruh pegawai.

Ketua Yayasan Prima Insani, Hj. Lilis Rostina, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Prima Award menjadi momentum untuk saling mengapresiasi sekaligus menikmati kebersamaan.

“Kalau biasanya kita berkumpul untuk rapat, menyelesaikan pekerjaan, membahas program, atau mengejar target, hari ini kita berkumpul untuk sesuatu yang sedikit berbeda, yaitu untuk saling mengapresiasi dan menikmati kebersamaan,” ujarnya.

Menurutnya, perjalanan Prima Insani selama 24 tahun bukanlah waktu yang singkat. Dalam perjalanan tersebut terdapat berbagai pengalaman, tantangan, serta kerja keras yang dilakukan bersama.

“Kalau hari ini Prima Insani masih terus berjalan, berkembang, dan memberikan manfaat, tentu di dalamnya ada kerja keras dan kontribusi dari seluruh Bapak dan Ibu,” katanya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai Prima Insani atas tenaga, waktu, ide, dan berbagai kontribusi yang telah diberikan, termasuk hal-hal kecil yang mungkin tidak selalu terlihat tetapi memiliki arti bagi perjalanan lembaga.

“Prima Insani bukan hanya tentang gedung, program, atau sistem. Prima Insani adalah tentang orang-orang yang ada di dalamnya. Dan Bapak dan Ibu semua adalah bagian penting dari perjalanan itu,” tuturnya.

Hj. Lilis berharap Prima Award tidak hanya dimaknai sebagai pemberian penghargaan kepada pegawai yang memperoleh award. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pegawai untuk saling memberikan apresiasi dan terus memberikan kontribusi terbaik.

“Yang mendapat penghargaan hari ini, selamat. Semoga menjadi penyemangat untuk terus memberikan yang terbaik. Dan bagi yang belum mendapatkan penghargaan, jangan berkecil hati. Karena setiap orang memiliki peran, kelebihan, dan kontribusi masing-masing,” ujarnya.

Ia menegaskan, tidak semua kontribusi dapat diukur melalui sebuah penghargaan, namun setiap kontribusi tetap memiliki arti bagi lembaga. Karena itu, kebersamaan dan semangat saling menghargai perlu terus dijaga.

Ia juga berharap rangkaian Milad ke-24 dapat semakin mendekatkan seluruh keluarga besar Prima Insani. Kebersamaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada momentum perayaan, tetapi menjadi energi positif dalam menjalankan tugas dan menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Semoga Milad Prima Insani yang ke-24 menjadi momentum bagi kita untuk terus bertumbuh, terus belajar, dan terus memberikan dampak yang baik. Mari kita jaga kebersamaan ini. Mari kita bangun Prima Insani bukan hanya menjadi tempat kita bekerja, tetapi juga menjadi tempat di mana kita bisa tumbuh, berkontribusi, dan merasa menjadi bagian dari sebuah keluarga,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penghargaan lanjutan, penutupan, dan musafahah. Suasana Superteam Prima Insani semakin terasa melalui dress code peserta berupa kaos navy bertema Superteam, kerudung denim, dan rok jeans yang memperkuat identitas kebersamaan dalam perayaan Milad ke-24 tersebut. (Jajang Sukmana)