FTBI SD Tingkat Kecamatan Cilawu 2026, Tanamkan Rasa Cinta terhadap Bahasa Ibu

0
25
Korwas Kecamatan Cilawu, H. Dede Mulyana, S.Pd., M.Pd., saat membuka FTBI SD tingkat kecamatan Cilawu, Selasa (1/9/2026).

GARUT — Sebanyak 112 murid dari 8 gugus se-Kecamatan Cilawu mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kecamatan Cilawu Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SDN 1 Pasanggrahan dan Aula PGRI Cabang Cilawu, Jalan Raya Garut–Tasikmalaya Km 7, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Selasa (1/9/2026).

FTBI tingkat Kecamatan Cilawu dibuka secara resmi oleh Koordinator Pengawas (Korwas) Kecamatan Cilawu, H. Dede Mulyana, S.Pd., M.Pd., bersama Ketua PGRI Cabang Cilawu, Drs. Ahmadin, M.M.Pd., para pengawas dan penilik, Ketua Pelaksana FTBI Kecamatan Cilawu Ike Susanti, M.Pd., serta diikuti para kepala sekolah dan pendamping dari 8 gugus.

Ketua Pelaksana FTBI Kecamatan Cilawu, Ike Susanti, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 72 sekolah dengan mempertandingkan 7 mata lomba. Sebanyak 112 peserta yang tampil merupakan utusan terbaik dari masing-masing gugus.

Ketua Pelaksana FTBI Kecamatan Cilawu Ike Susanti, M.Pd.

Menurutnya, para peserta telah melalui proses seleksi terlebih dahulu di tingkat gugus. Dengan demikian, murid yang tampil pada FTBI tingkat kecamatan merupakan para juara dan peserta terbaik dari masing-masing gugus.

Ike menambahkan, FTBI tidak semata-mata berorientasi pada perolehan juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi murid untuk berani tampil, mengembangkan kemampuan, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki dan kecintaan terhadap bahasa daerah.

“Kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Yang paling penting adalah membangun semangat untuk menjadi yang terbaik, berani tampil, dan mampu menunjukkan kemampuan yang dimiliki,” katanya.

Ketua PGRI Cabang Cilawu, Drs. Ahmadin, M.M.Pd., bersama Korwas Kecamatan Cilawu, H. Dede Mulyana, S.Pd., M.Pd.

Ia berharap FTBI dapat mendorong peserta didik untuk semakin mencintai bahasa daerah serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Korwas Kecamatan Cilawu, H. Dede Mulyana, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa proses seleksi FTBI di Kecamatan Cilawu dilaksanakan secara serius untuk mendapatkan peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kecamatan Cilawu pada tingkat Kabupaten Garut.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan FTBI, mulai dari sekolah, guru pendamping, panitia, pengawas, penilik, hingga para peserta.

Menurut Dede, FTBI memiliki peran penting dalam mendorong peserta didik untuk memiliki rasa memiliki terhadap bahasa daerah dan mencintai kekayaan budaya lokal.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong anak-anak untuk merasa memiliki dan mencintai bahasa daerah serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia menilai ajang tersebut sekaligus menjadi sarana untuk membuktikan kemampuan dan keberanian peserta didik dalam berbagai bidang seni dan keterampilan berbahasa daerah.

Dede berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian lomba dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Seleksi di tingkat Kecamatan Cilawu ini betul-betul kita laksanakan secara serius untuk memilih yang terbaik. Mudah-mudahan nanti kita mendapatkan wakil terbaik untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat kabupaten,” tuturnya.

Ketua PGRI Cabang Cilawu, Drs. Ahmadin, M.M.Pd.

Hal senada disampaikan Ketua PGRI Cabang Cilawu, Drs. Ahmadin, M.M.Pd. Ia bersyukur FTBI tingkat Kecamatan Cilawu dapat terlaksana dengan baik dan menjadi momentum untuk mencari peserta terbaik dari yang terbaik untuk mewakili Kecamatan Cilawu di tingkat Kabupaten Garut.

“Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mencari yang paling terbaik dari yang terbaik untuk menjadi wakil Kecamatan Cilawu ke tingkat kabupaten,” ujarnya.

Ahmadin berpesan kepada seluruh peserta agar memiliki cita-cita dan semangat untuk meraih prestasi terbaik. Namun, menurutnya, prestasi tersebut harus diraih dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran.

“Kita harus punya cita-cita untuk menjadi yang terbaik, tetapi semua itu harus dinilai dengan nilai kejujuran,” katanya.

Ia berharap peserta yang nantinya terpilih sebagai wakil Kecamatan Cilawu tidak hanya mampu berprestasi di tingkat kecamatan, tetapi juga dapat mengharumkan nama sekolah dan Kecamatan Cilawu di tingkat Kabupaten Garut.

“Bersainglah dengan penuh semangat untuk menjadi yang terbaik dari semua cabang lomba. Mudah-mudahan yang terpilih nanti dapat membawa harum nama sekolah dan Kecamatan Cilawu di tingkat kabupaten,” pungkasnya. (Jajang Sukmana)