SPMB 2026 SMPN 2 Garut Terima 418 Siswa Baru, Jalur Prestasi Diseleksi Ketat

0
85

GARUT, Ahad (31/5/2026) – Antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di SMPN 2 Garut pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 terbilang sangat tinggi. Namun demikian, pelaksanaan penerimaan siswa baru tahun ini harus mengikuti regulasi yang lebih ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

SMPN 2 Garut wajib melaksanakan ketentuan daya tampung sesuai aturan yang berlaku, yakni setiap rombongan belajar (rombel) berisi maksimal 38 siswa. Dengan jumlah 11 rombel yang tersedia, sekolah hanya dapat menerima sebanyak 418 siswa baru.

Dari total daya tampung tersebut, penerimaan peserta didik dibagi ke dalam empat jalur, yaitu Jalur Domisili sebesar 45 persen atau 188 siswa, Jalur Afirmasi 20 persen atau 83 siswa, Jalur Prestasi 30 persen atau 125 siswa, serta Jalur Mutasi 5 persen atau 20 siswa.

Kepala SMPN 2 Garut, Darsono, di sela-sela penutupan Doega Action Art and Academic Competition IX Tahun 2026, Ahad (31/5/2026), mengungkapkan bahwa tingginya minat masyarakat membuat proses seleksi, khususnya pada Tahap I Jalur Prestasi, akan dilaksanakan secara ketat dan objektif melalui aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.

“Antusiasme masyarakat untuk masuk ke SMPN 2 Garut sangat tinggi. Karena itu, khususnya pada jalur prestasi, kami akan melakukan seleksi secara ketat sesuai ketentuan yang berlaku agar memperoleh peserta didik yang benar-benar memenuhi kriteria,” ujarnya.

Darsono menjelaskan bahwa Jalur Prestasi terbagi menjadi dua kategori, yaitu prestasi akademik dan non-akademik. Pada kategori akademik, bidang yang diseleksi meliputi Tes Kemampuan Akademik (TKA), Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), serta Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui kemampuan Tahfiz Al-Qur’an.

Sementara itu, pada kategori non-akademik, seleksi mencakup cabang seni yang sejalan dengan Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), seperti menyanyi solo, pantomim, dan tari. Selain itu, bidang olahraga yang menjadi bagian dari talenta peserta didik juga akan diseleksi, di antaranya pencak silat, karate, renang, dan futsal yang mengacu pada cabang-cabang kompetisi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

Menurutnya, seluruh calon peserta didik yang mendaftar melalui jalur prestasi wajib mengikuti proses seleksi yang diselenggarakan oleh panitia sekolah. Hasil seleksi akan menentukan peserta yang berhak diterima melalui jalur tersebut.

“Untuk sebagian besar cabang yang diseleksi, hanya peringkat pertama dan kedua yang akan diterima sebagai calon siswa SMPN 2 Garut. Khusus cabang tari dan futsal, akan dipilih masing-masing lima peserta terbaik atau satu tim yang memenuhi kriteria,” jelasnya.

Dengan pelaksanaan seleksi yang transparan, objektif, dan sesuai regulasi, SMPN 2 Garut berharap dapat menjaring peserta didik yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki prestasi dan talenta yang dapat mengharumkan nama sekolah di berbagai ajang kompetisi pada masa mendatang. (Jajang Sukmana)