Garut, Selasa (4/8/2026) – Antusiasme sekolah terhadap pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SMP yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Tahun 2026 mulai terlihat. Baru tiga hari sejak pendaftaran dibuka, sebanyak 113 SMP telah mengikuti tryout dari total 428 sekolah sasaran atau mencapai 26,3 persen.
Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) SMP Kabupaten Garut, Dr. Endang Kasupardi, M.Pd., mengatakan tingginya animo sekolah tidak terlepas dari pelaksanaan tryout yang menjadi bagian dari rangkaian LCC tahun ini.
Menurutnya, LCC Tahun 2026 menghadirkan sejumlah inovasi, salah satunya penggunaan sistem berbasis teknologi informasi (IT). Melalui sistem tersebut, pelaksanaan lomba menjadi lebih modern, efektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendorong peserta untuk lebih siap menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.
“Tryout menjadi sarana bagi peserta untuk mengenal sistem perlombaan sekaligus mengukur kemampuan sebelum mengikuti kompetisi yang sesungguhnya. Antusiasme sekolah yang tinggi menunjukkan bahwa LCC mendapat sambutan positif dari satuan pendidikan,” ujar Dr. Endang.
Ia menambahkan, hasil tryout akan diumumkan sebagai bentuk apresiasi kepada sekolah yang telah berpartisipasi sekaligus menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk segera mengikuti tahapan yang telah disiapkan panitia.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, babak penyisihan tingkat Sub Rayon/Satkorwil akan dilaksanakan pada 26 Agustus 2026. Pada tahap ini, panitia di delapan Sub Rayon/Satkorwil akan menyeleksi peserta, dengan dua regu terbaik dari masing-masing Sub Rayon/Satkorwil berhak melaju dan mewakili wilayahnya pada babak tingkat kabupaten.
LCC Jenjang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Tahun 2026 mengusung semangat mewujudkan generasi pelajar Garut yang berkarakter, cerdas, dan berprestasi. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan kemampuan literasi peserta didik, menumbuhkan budaya belajar yang kompetitif dan berkarakter, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta kemampuan memecahkan masalah (problem solving), sekaligus mempererat persaudaraan antarsiswa SMP se-Kabupaten Garut. (Jajang Sukmana)




































