Perkajusa SMPN 4 Garut: Tangguh dalam Karakter, Hebat dalam Karya, Siap Menuju Indonesia Emas

0
103

GARUT — Gugus Depan 01.027-01.028 pangkalan SMP Negeri 4 Garut menggelar Perkemahan Kamis, Jumat, Sabtu (Perkajusa) di Bumi Perkemahan Bela Negara (Graha Patriot), Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis-Sabtu (17-19/9/2026).

Mengusung tema “Tangguh dalam Karakter, Hebat dalam Karya, Siap Menuju Indonesia Emas”, kegiatan tersebut diikuti para anggota Pramuka SMPN 4 Garut sebagai bagian dari pembinaan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kepedulian, serta semangat kebangsaan.

Upacara pembukaan Perkajusa dimulai sekitar pukul 16.20 WIB dan dipimpin langsung oleh Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) SMPN 4 Garut, H. Iim Hilman Salim, S.Pd., M.Pd. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan perkemahan bukan sekadar kegiatan bermalam di luar sekolah.

“Perkemahan ini bukan hanya sekadar pindah tempat, pindah tidur ataupun pindah makan. Tetapi ini merupakan laboratorium untuk mempraktikkan apa yang telah kalian dapatkan dari teori dan kegiatan kepramukaan di sekolah,” ujar H. Iim.

Menurutnya, selama mengikuti Perkajusa, peserta akan belajar secara langsung mengenai disiplin, cinta tanah air, patriotisme, kerja sama, kepedulian, serta sikap saling menolong. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia kemudian mengaitkan tema Perkajusa dengan visi SMPN 4 Garut, yakni membentuk insan yang religius, cerdas, berkarakter, dan berwawasan lingkungan (RCBB).

“Visi ini harus menjiwai kehidupan kita sebagai keluarga besar SMPN 4 Garut, di mana pun berada, termasuk saat mengikuti perkemahan ini,” katanya.

Dalam aspek religius, H. Iim mengingatkan peserta agar tetap menempatkan kewajiban beribadah sebagai hal utama selama kegiatan berlangsung. Ketika memasuki waktu salat, seluruh peserta diminta menghentikan aktivitas dan segera mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah.

“Kalau sudah masuk waktu salat, tinggalkan kegiatan, berkemas dan segera menuju tempat ibadah. Jangan sampai kegiatan membuat kita melupakan kewajiban kepada Allah SWT,” pesannya.

Sementara itu, nilai kecerdasan, menurutnya, tidak semata-mata diukur melalui angka atau nilai rapor. Kecerdasan juga terlihat dari keberanian untuk belajar, bertanya ketika belum memahami sesuatu, serta kemampuan menyelesaikan berbagai tantangan selama perkemahan.

Ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui pengamalan Dasa Dharma Pramuka. Salah satunya adalah ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.

“Kalau ada teman yang kekurangan, silakan berbagi. Di sinilah akan terlihat siapa yang mempunyai sifat kasih sayang dan kepedulian kepada sesama,” tuturnya.

Nilai kedisiplinan juga menjadi bagian penting yang ditekankan dalam kegiatan. Peserta dituntut mampu mematuhi waktu dan ketentuan yang telah ditetapkan selama perkemahan.

Menurut H. Iim, seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses mempersiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Pramuka, kata dia, menjadi salah satu ruang pendidikan karakter untuk membekali peserta didik agar memiliki tanggung jawab, kemandirian, kecintaan terhadap bangsa, serta kemampuan bekerja sama.

“Sekarang waktunya mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas. Mudah-mudahan Indonesia menjadi negara yang tangguh dan berjaya pada tahun 2045,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh rangkaian Perkajusa selama tiga hari dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman bermakna bagi seluruh peserta.

Secara resmi, Perkajusa Gugus Depan 01.027-01.028 SMPN 4 Garut ditandai dengan penancapan kapak dan pengalungan tanda peserta oleh Mabigus. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya kegiatan perkemahan yang akan diisi dengan berbagai aktivitas kepramukaan, pembinaan karakter, permainan edukatif, serta kegiatan yang mendorong kemandirian dan kebersamaan peserta. (Jajang Sukmana)