SMPN 1 Leles Raih Juara 1 LCC SMP Tingkat Kabupaten Garut 2026

0
127

GARUT — SMP Negeri 1 Leles berhasil meraih Juara 1 Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026. Tim dari Subrayon 4 tersebut tampil konsisten sejak babak semifinal hingga final dan akhirnya keluar sebagai peraih nilai tertinggi dalam kompetisi yang digelar di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (17/9/2026).

Tim SMPN 1 Leles yang diperkuat Alia Najwa Anindita, Muhammad Luthfi Dinejsta, dan Syamsul Anwar Jamal Ardin berhasil mengumpulkan 850 poin pada babak final. Mereka mengungguli tiga finalis lainnya, yakni SMPN 1 Bayongbong dengan 800 poin, SMPN 1 Sukawening 780 poin, dan SMPN 1 Kersamanah 680 poin.

Perjalanan SMPN 1 Leles menuju podium juara tidak berlangsung mudah. Pada semifinal sesi pertama, mereka harus bersaing ketat dengan SMP IT Bina Insan Qurani, SMPN 2 Garut, dan SMPN 2 Tarogong Kidul.

Persaingan semakin sengit ketika memasuki babak rebutan. SMPN 2 Tarogong Kidul sempat memimpin dengan 800 poin, sementara SMP IT Bina Insan Qurani mengoleksi 500 poin. SMPN 1 Leles dan SMPN 2 Garut kemudian terlibat kejar-kejaran angka hingga akhirnya SMPN 1 Leles mampu mengamankan posisi teratas dengan 1.100 poin.

SMPN 2 Garut menempati posisi kedua dengan 950 poin, disusul SMPN 2 Tarogong Kidul 800 poin dan SMP IT Bina Insan Qurani 500 poin. Hasil tersebut mengantarkan SMPN 1 Leles ke babak final.

Tiga tim lainnya yang menyusul ke final adalah SMPN 1 Sukawening, yang menjadi pemenang semifinal sesi kedua dengan 950 poin; SMPN 1 Kersamanah, juara semifinal sesi ketiga dengan 800 poin; serta SMPN 1 Bayongbong, juara semifinal sesi keempat dengan 1.100 poin.

Semifinal sesi keempat bahkan menghadirkan drama tersendiri. Ketika terjadi nilai sama, panitia membuka soal cadangan untuk menentukan tim yang berhak melaju ke final. Pada soal pertama tidak ada peserta yang berhasil memberikan jawaban. Namun, pada soal kedua, jawaban “Boboko” menjadi penentu keberhasilan SMPN 1 Bayongbong mengamankan tiket ke babak final.

Keberhasilan SMPN 1 Leles menjadi juara kabupaten tidak lepas dari persiapan yang dilakukan secara bertahap. Alia Najwa Anindita mengatakan, timnya mulai menjalani persiapan sejak Agustus ketika mengikuti kompetisi di tingkat Satuan Koordinasi Wilayah (Sakorwil).

Setelah berhasil lolos dari tingkat Sakorwil, persiapan kembali ditingkatkan untuk menghadapi kompetisi tingkat kabupaten. Selain memperdalam materi pengetahuan, mereka juga mempersiapkan mental agar mampu menghadapi tekanan selama perlombaan.

“Persiapan kami sudah dimulai sejak Agustus untuk tingkat Sakorwil. Setelah lolos di tingkat Sakorwil, kami lanjut melakukan persiapan intensif untuk tingkat kabupaten, baik dari segi mental maupun penguasaan materi pengetahuan,” ungkap Alia.

Alia mengaku bersama kedua rekannya tidak memasang ekspektasi terlalu tinggi ketika mengikuti kompetisi. Namun, kerja keras dan latihan yang dilakukan secara konsisten akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.

Ia bersama tim berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan dan menjadi motivasi untuk terus berprestasi pada berbagai kompetisi berikutnya.

LCC Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 secara resmi ditutup oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang sekaligus memberikan apresiasi kepada para peserta, guru, kepala sekolah, pengawas, dan jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Garut yang telah mendukung pelaksanaan kompetisi.

Menurutnya, kompetisi seperti LCC tidak semata-mata menjadi ajang untuk menguji kemampuan akademis peserta didik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun optimisme, harapan, dan rasa percaya diri bahwa anak-anak Garut memiliki kemampuan untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua, khususnya para kepala sekolah, guru pengawas, hingga Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Bupati juga menekankan pentingnya persiapan dan latihan secara rutin. Menurutnya, keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak dapat dilepaskan dari proses pembinaan yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.

“Kalau ingin berhasil, semua harus dipersiapkan. Bukan hanya bagi para siswa, tetapi juga bagi para guru. Ini budaya yang harus kita bangun ke depan,” tambahnya.

Kepala SMPN 1 Leles, H. Edi Sutisna, S.Pd., M.Pd., yang juga Ketua Rayon 4, menyampaikan apresiasi atas perjuangan ketiga peserta didiknya. Ia menilai capaian tersebut merupakan buah dari persiapan, kerja keras, kekompakan, serta dukungan seluruh warga sekolah.

“Alhamdulillah, anak-anak sudah berjuang maksimal. Hasil ini tentu sangat kami syukuri. Yang paling penting, mereka mampu menunjukkan semangat, ketenangan, dan kekompakan selama mengikuti perlombaan,” ujar Edi.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan meraih Juara 1 bukan alasan untuk cepat berpuas diri. Menurutnya, prestasi tersebut justru harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan mempersiapkan peserta didik menghadapi kompetisi berikutnya.

“Ini belum selesai. Masih ada tahapan selanjutnya yang harus dihadapi. Kami akan terus memberikan dukungan dan melakukan evaluasi agar anak-anak bisa tampil lebih baik lagi,” katanya.

Setelah melalui rangkaian semifinal dan final, berikut hasil akhir LCC Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026:

  • Juara 1 — SMPN 1 Leles (Subrayon 4): 850 poin
  • Juara 2 — SMPN 1 Bayongbong (Subrayon 6): 800 poin
  • Juara 3 — SMPN 1 Sukawening (Subrayon 3): 780 poin
  • Juara Harapan 1 — SMPN 1 Kersamanah (Subrayon 5): 680 poin

Bagi SMPN 1 Leles, kemenangan tersebut menjadi penutup manis dari rangkaian persaingan LCC Kabupaten Garut 2026. Dari persaingan ketat di semifinal hingga pertarungan empat tim terbaik di babak final, Alia, Luthfi, dan Syamsul akhirnya membawa nama sekolahnya berdiri di posisi teratas.

Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa ketekunan berlatih, penguasaan materi, kesiapan mental, dan kekompakan tim menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju sebuah prestasi. (Jajang Sukmana)