SMPN 3 Cisurupan Tembus Semifinal LCC Kabupaten Garut 2026, Jadi Pengalaman Berharga

0
46

GARUT — SMP Negeri 3 Cisurupan berhasil menembus babak semifinal Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026. Dalam semifinal sesi kedua yang berlangsung di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (17/9/2026), SMPN 3 Cisurupan menempati posisi ketiga dengan raihan 500 poin.

Pada babak semifinal sesi kedua tersebut, persaingan berlangsung cukup ketat. SMPN 1 Sukawening berada di posisi pertama dengan 950 poin, disusul SMPN 1 Bungbulang dengan 750 poin. SMPN 3 Cisurupan mengoleksi 500 poin, sementara SMPN 1 Cibalong berada di posisi keempat dengan 375 poin.

Meski belum berhasil melaju ke babak berikutnya, capaian SMPN 3 Cisurupan menjadi catatan penting dalam perjalanan sekolah tersebut di ajang LCC. Pasalnya, keikutsertaan tahun 2026 merupakan momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya SMPN 3 Cisurupan berhasil menembus kompetisi LCC hingga tingkat Kabupaten Garut.

Perjalanan menuju tingkat kabupaten diawali dengan keberhasilan SMPN 3 Cisurupan meraih Juara 2 LCC Tingkat Subrayon/Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) 6 Tahun 2026. Kompetisi tersebut berlangsung di Bale Sawala SMPN 1 Bayongbong, Jalan Raya Bayongbong, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Rabu (26/8/2026).

Atas raihan tersebut, SMPN 3 Cisurupan berhak melaju ke tingkat Kabupaten Garut dengan membawa nama sekolah sekaligus mewakili Subrayon/Satkorwil 6. Tiket tersebut menjadi hasil dari target yang mulai dibangun sekolah setelah mengikuti LCC pada tahun sebelumnya.

Kepala SMPN 3 Cisurupan, Asep Sopyan, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas perjuangan para peserta didik bersama tim pembimbing. Menurutnya, pengalaman mengikuti LCC pada tahun 2025 menjadi bahan evaluasi untuk mempersiapkan diri secara lebih serius pada tahun berikutnya.

“Pada LCC yang pertama, terus terang persiapan kami masih minim dan kami hanya berpartisipasi sebagai peserta. Namun, setelah LCC pertama pada tahun 2025 selesai, kami menyampaikan kepada guru-guru bahwa untuk LCC tahun berikutnya kami harus memiliki target, yaitu bisa lolos ke tingkat kabupaten,” ujar Asep.

Target tersebut kemudian menjadi motivasi bersama bagi tim LCC SMPN 3 Cisurupan. Persiapan dilakukan lebih terarah dengan melibatkan guru pembimbing, bidang kurikulum, serta jajaran sekolah. Hasilnya, pada LCC 2026 mereka mampu melewati persaingan di tingkat Satkorwil dan melanjutkan perjuangan ke tingkat Kabupaten Garut.

Asep menuturkan, setelah berhasil mencapai babak semifinal dan masuk dalam jajaran peserta yang bersaing di tingkat kabupaten, pihak sekolah tidak memberikan tekanan kepada tim untuk wajib menjadi juara pertama. Fokus utama sejak awal adalah memberikan pengalaman sekaligus membawa nama Satkorwil 6 ke tingkat kabupaten.

“Setelah lolos semifinal dan masuk sembilan besar, saya bersama pembimbing, bagian kurikulum, dan wakil kepala sekolah tidak menargetkan harus Juara 1. Target kami tetap, bagaimana bisa lolos dan mewakili ke tingkat kabupaten. Alhamdulillah, hari ini SMPN 3 Cisurupan berhasil meraih Juara 2 dan lolos mewakili Rayon atau Satkorwil 6 ke tingkat Kabupaten Garut dalam LCC Tahun 2026,” tuturnya penuh syukur.

Bagi SMPN 3 Cisurupan, perjalanan hingga semifinal Kabupaten Garut menjadi pengalaman berharga yang akan menjadi modal untuk menghadapi LCC pada tahun-tahun berikutnya. Persaingan di tingkat kabupaten memberikan gambaran mengenai kemampuan yang perlu terus ditingkatkan, baik dari sisi penguasaan materi, kecepatan berpikir, ketelitian maupun kekompakan tim.

Pihak sekolah berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus mengembangkan kemampuan akademik, literasi, wawasan pengetahuan, dan kerja sama. Capaian tahun ini sekaligus menjadi titik awal bagi SMPN 3 Cisurupan untuk membangun tradisi prestasi dan kembali menargetkan pencapaian yang lebih tinggi pada ajang LCC berikutnya. (Jajang Sukmana)