Di Balik Lensa LCC SMP Garut 2026, Bidikan H. Ajang Tedy Mukti Mengabadikan Setiap Momen

0
12

GARUT — Kesuksesan pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (17/9/2026), tidak hanya ditentukan oleh ketatnya persaingan antarpeserta. Di balik rangkaian kegiatan tersebut, terdapat kerja dokumentasi yang turut merekam setiap tahapan kegiatan dari awal hingga akhir.

Salah satunya dilakukan Pengawas H. Ajang Tedy Mukti, S.Pd., M.Pd., yang mendapat tugas mendokumentasikan seluruh rangkaian LCC 2026. Dengan kamera di tangannya, berbagai momen penting diabadikan, mulai dari persiapan, pembukaan, penampilan peserta didik, jalannya kompetisi, hingga pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang.

LCC Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dengan mengusung tema “Cerdas Berkompetisi, Santun Berkolaborasi.” Tema tersebut menegaskan bahwa LCC tidak sekadar menjadi arena adu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengasah literasi, kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, prestasi, dan karakter.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan tamu undangan, penayangan video, serta Anthem LCC 2026.

Sebelum memasuki acara formal, peserta dan tamu undangan disuguhi persembahan kreasi siswa berprestasi. Di antaranya penampilan pencak silat oleh Adam Maulana dari SMPN 1 Cikajang, peraih Juara 3 O2SN Tingkat Nasional, serta penampilan pupuh oleh Putri Aulia Rahmawati dari SMPN 1 Garut, Juara 1 Nembang Pupuh pada FTBI Tingkat Kabupaten Garut.

Acara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan Ketua Panitia yang disampaikan Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Teguh Iman Pribadi, S.Kom., M.AP., serta sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut H. Asep Wawan Budiman, S.Pd., M.Si.

LCC 2026 selanjutnya dibuka secara resmi oleh Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, melalui prosesi penekanan tombol bel. Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kabid SMP, Kasi Kurikulum, Kasi Kelembagaan, Ketua MKPS, dan Koordinator LCC 2026.

Momentum penting lainnya adalah penyerahan Piala Bergilir Bupati Garut dari SMPN 2 Garut kepada panitia LCC 2026. SMPN 2 Garut merupakan pemegang piala bergilir setelah sebelumnya berhasil meraih juara pada kompetisi LCC tingkat Kabupaten Garut.

Setelah pembukaan, peserta mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan sebelum memasuki kompetisi utama. Kegiatan tersebut meliputi doa, Game Siswa: Ranking 1, pengundian putaran, regu dan paket soal, perkenalan dewan juri, serta penjelasan teknis perlombaan.

Kompetisi kemudian berlangsung dalam empat putaran. Setiap putaran dialokasikan selama satu jam dalam rentang pukul 10.00 hingga 15.00 WIB. Jalannya perlombaan dipandu pembaca soal Tony Syafari, M.Pd. dan Lisda Qodariyah, M.Pd., dengan komposisi dewan juri yang disesuaikan dengan setiap tahapan perlombaan.

Menjelang babak final, panitia menghadirkan Game Guru dan Siswa yang berlangsung pukul 15.00–15.30 WIB. Setelah jeda, peserta kembali mengikuti pengundian regu dan paket soal sebagai bagian dari persiapan menuju babak final.

Babak final berlangsung pukul 16.10–17.15 WIB. Sebelum memasuki babak rebutan, peserta terlebih dahulu menghadapi Lomba Challenge. Tahapan tersebut membuat babak penentuan juara tidak hanya menguji penguasaan materi, tetapi juga ketangkasan, kecepatan berpikir, strategi, serta kekompakan setiap regu.

Di tengah dinamika kompetisi itulah bidikan kamera H. Ajang Tedy Mukti menjadi bagian dari cerita LCC 2026. Setiap ekspresi peserta, konsentrasi saat menjawab soal, ketegangan ketika menunggu hasil, hingga kegembiraan saat menerima penghargaan menjadi bagian dari momen yang diabadikan.

Dokumentasi tersebut bukan sekadar pelengkap administrasi kegiatan. Foto dan rekaman menjadi jejak visual yang merekam perjalanan kompetisi sekaligus menyimpan cerita tentang perjuangan para peserta didik, guru pendamping, panitia, juri, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan LCC.

Seluruh rangkaian LCC SMP Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2026 kemudian ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan pada pukul 17.15–17.45 WIB.

Melalui LCC 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut mendorong lahirnya peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu berpikir kritis, bekerja sama, berkomunikasi secara santun, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam berkompetisi.

Di balik panggung kompetisi, ada pula cerita tentang mereka yang bekerja untuk memastikan setiap momen tidak hilang begitu saja. Salah satunya melalui kamera H. Ajang Tedy Mukti yang mengabadikan perjalanan LCC dari pembukaan hingga penutupan. (Jajang Sukmana)