Dari Siswa, Oleh Siswa, untuk Siswa, 372 Lulusan SMPN 3 Garut Gelar Tasyakuran dan Pelepasan Tanpa Membebani Orang Tua

0
62

Garut, Sabtu (13/6/2026) – Keinginan kuat untuk menutup perjalanan pendidikan dengan penuh rasa syukur diwujudkan oleh 372 murid kelas IX SMPN 3 Garut Tahun Pelajaran 2025/2026 melalui kegiatan tasyakuran dan pelepasan yang sepenuhnya digagas oleh para siswa.

Sejak Januari 2026, para murid berkoordinasi dengan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) serta bekerja sama dengan koperasi sekolah untuk menyisihkan sebagian uang jajan mereka. Hasil tabungan tersebut menjadi sumber pembiayaan seluruh rangkaian acara, sehingga pelaksanaannya berlangsung tanpa membebani orang tua maupun pihak sekolah.

Mengusung tema “Melangkah dengan Adat Menuju Masa Depan” dengan tajuk “Pamit Kasapih ku Wanci Paanggang Kedaling Uga, Bral Miang Geura Tandang, Nyuprih Elmu Anu Luhung, Sangkan Ngahiji tur Ngajadi, Jati Diri anu Sajati,” kegiatan berlangsung di Lapangan Olahraga SMPN 3 Garut.

Acara dihadiri oleh Kapolsek Garut Kota AKP Zaenuri, S.Pd., Danramil 1101 Garut Kota Kapt. CZI Wardiman, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut yang diwakili Kasi Kurikulum Dr. Ajang Rusmana, M.Pd., pengawas pembina, komite sekolah, para orang tua, serta tamu undangan lainnya.

Suasana haru sekaligus bahagia terasa sejak awal kegiatan. Meskipun dikemas secara sederhana sesuai dengan edaran Gubernur Jawa Barat mengenai penyelenggaraan acara kelulusan, makna syukur dan penghormatan atas perjalanan belajar selama tiga tahun tetap terasa begitu kuat.

Sebanyak 372 murid kelas IX dari kelas IX-A hingga IX-J mengikuti prosesi dengan tertib. Mereka duduk bersama di kursi yang telah disiapkan, sementara kepala sekolah, ketua komite, dan tamu undangan menempati barisan depan dengan latar panggung sederhana namun sarat makna. Usai prosesi utama, setiap kelas bergiliran melaksanakan sesi foto kenangan di ruang kelas yang telah ditentukan.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penyampaian pesan perpisahan dari perwakilan kelas IX, penampilan bintang tamu, prosesi adat dan sungkeman kepada orang tua, penyerahan kembali murid kepada komite sekolah, pelepasan balon dan burung merpati sebagai simbol harapan, serta pengalungan medali bagi murid berprestasi dan seluruh lulusan kelas IX.

Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Komite SMPN 3 Garut, Drs. H. Duden Surachman, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata keinginan para siswa.

“Acara ini bersemboyan dari kita, oleh kita, untuk kita, atau dari siswa, oleh siswa, dan untuk siswa. Semua berawal dari iktikad baik serta keinginan kuat para siswa kelas IX yang kemudian kami dampingi agar dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa 372 siswa angkatan 2025/2026 telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun dan sudah sepantasnya mendapatkan pelepasan sebagai bagian dari budaya yang baik dalam dunia pendidikan.

Atas nama orang tua, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar SMPN 3 Garut yang telah membimbing para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan. Ia bersyukur karena banyak lulusan yang berhasil diterima di sekolah unggulan, serta berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala SMPN 3 Garut, Drs. H. Agus WF, M.Pd., mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua, komite, guru, dan tenaga kependidikan atas dukungan yang telah diberikan selama tiga tahun proses pembelajaran.

Ia menyampaikan rasa syukur karena seluruh 372 murid dinyatakan lulus serta berharap para alumni terus melanjutkan pendidikan.

“Kami juga memohon maaf apabila selama memberikan pelayanan pendidikan masih terdapat kekurangan. Semoga ilmu yang diperoleh selama tiga tahun menjadi bekal utama untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi,” katanya.

Ia berpesan agar para alumni senantiasa menjaga kejujuran, akhlak mulia, serta nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater SMPN 3 Garut.

“Kesuksesan bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh karakter yang baik,” pesannya.

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Kasi Kurikulum Dr. Ajang Rusmana, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar SMPN 3 Garut yang telah berhasil mengantarkan peserta didik hingga lulus.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena Kepala Dinas Pendidikan berhalangan hadir akibat kondisi kesehatan.

Menurutnya, pelepasan siswa merupakan salah satu momen penting dalam siklus pendidikan yang berlangsung beriringan dengan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

“Kami mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada SMPN 3 Garut yang telah mengantarkan anak-anak dari kelas VII hingga kelas IX sampai memperoleh kelulusan. Namun perjalanan mereka masih panjang. Kami berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan indeks pembangunan pendidikan di Kabupaten Garut,” ujarnya.

Tasyakuran dan pelepasan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong, kebersamaan, serta kemandirian para siswa mampu melahirkan sebuah perayaan kelulusan yang sederhana namun penuh makna. Dengan langkah awal yang baik tersebut, 372 alumni SMPN 3 Garut diharapkan mampu melangkah menuju masa depan yang lebih cerah dengan tetap menjunjung tinggi adat, karakter, dan jati diri sebagai generasi penerus bangsa. (Jajang Sukmana)